15 Istilah Digital Marketing yang Wajib Dipahami Pemula

Pebisnis pemula sedang membuka laptop untuk mempelajari istilah digital marketing dasar

Belajar digital marketing jadi langkah awal penting bagi pebisnis pemula untuk mengembangkan usahanya.


Pernahkah Anda mendengar istilah seperti SEO, CPC, atau funnel marketing, lalu bingung artinya? Jangan khawatir karena itu merupakan hal yang wajar, terutama bagi Anda yang baru mulai memasarkan produk secara online.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari 15 istilah digital marketing beserta pengertiannya dengan bahasa sederhana, lengkap dengan contoh penerapan agar mudah dipahami.

1. Digital Marketing

Digital marketing adalah semua upaya promosi yang dilakukan menggunakan media digital seperti media sosial, website, email, atau iklan online. Contoh sederhananya, jika Anda memiliki sebuah bisnis di bidang produk atau layanan jasa, Anda tidak hanya membuat spanduk melainkan juga membuat akun Instagram, mengunggah foto produk, lalu menawarkan promo via WhatsApp. Semua hal itu sudah termasuk ke dalam digital marketing.

Faktanya saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia memang mencari produk/jasa di internet sebelum membeli. Jadi upayakan bisnis Anda bisa mengikuti perubahan tren digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

2. SEO (Search Engine Optimization)

SEO adalah strategi untuk membuat website muncul di halaman pertama Google tanpa biaya iklan. Dengan optimasi kata kunci, konten relevan, dan situs cepat, peluang kunjungan meningkat signifikan. Konsistensi dalam SEO menjadikannya investasi jangka panjang yang efisien untuk meningkatkan visibilitas dan pertumbuhan bisnis online.

3. SEM (Search Engine Marketing)

SEM adalah strategi promosi di mesin pencari dengan iklan berbayar seperti Google Ads. Berbeda dengan SEO yang butuh waktu, SEM langsung menempatkan bisnis di posisi teratas pencarian. Keunggulannya cepat, terukur, dan memungkinkan penargetan detail berdasarkan lokasi, usia, hingga minat audiens.

4. PPC (Pay Per Click)

PPC atau Pay Per Click adalah model periklanan digital di mana pengiklan hanya membayar ketika ada seseorang yang benar-benar mengklik iklannya. Artinya, Anda tidak dikenakan biaya untuk sekadar tayangan (impression), tetapi hanya saat audiens tertarik lalu melakukan klik menuju website, landing page, atau toko online Anda.

5. CPC (Cost Per Click)

CPC adalah biaya rata-rata per klik. Contoh sederhananya adalah apabila Anda mengalokasikan anggaran Rp500.000 untuk sebuah kampanye dan mendapatkan 1.000 klik dari iklan tersebut, maka biaya rata-rata per klik adalah Rp500. Artinya, setiap kunjungan ke website atau landing page melalui iklan itu “dibeli” dengan harga Rp500.

6. CPM (Cost Per Mille)

CPM atau Cost Per Mille adalah model pembayaran iklan digital yang menghitung biaya untuk setiap 1.000 tayangan (impressions), tanpa memperhitungkan apakah audiens melakukan klik atau tidak.

7. CTR (Click Through Rate)

CTR atau Click Through Rate adalah metrik yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif sebuah iklan dalam menarik perhatian audiens. Angka ini dihitung berdasarkan persentase jumlah orang yang mengklik iklan dibandingkan dengan jumlah orang yang melihatnya (impressions).

8. Conversion Rate

Conversion rate adalah indikator yang digunakan untuk mengukur seberapa efektif sebuah website, landing page, atau iklan dalam mendorong pengunjung melakukan tindakan yang diinginkan. Tindakan ini bisa berupa membeli produk, mendaftar akun, mengisi formulir ataupun mengunduh aplikasi.

9. Landing Page

Landing page adalah sebuah halaman web yang dirancang khusus untuk mendorong pengunjung melakukan satu aksi tertentu, seperti membeli produk, mendaftar layanan, mengunduh aplikasi, atau bahkan sekadar mengisi formulir dengan tujuan spesifik yatitu menghasilkan konversi.

10. Funnel Marketing

Funnel marketing adalah konsep yang menjelaskan perjalanan seorang pelanggan mulai dari tahap awal mengenal sebuah brand hingga akhirnya menjadi pengguna setia. Ada empat tahapan yang biasanya dilalui oleh seorang konsumen, yaitu awareness,consideration,decision,loyalty. Dengan memahami setiap tahap dalam funnel marketing, bisnis dapat menyiapkan strategi yang tepat di setiap langkah

11. Social Media Marketing

Social media marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, LinkedIn, Twitter, hingga YouTube untuk menjangkau, berinteraksi, dan membangun hubungan dengan audiens.

12. Content Marketing

Content marketing adalah strategi pemasaran yang berfokus pada pembuatan dan distribusi konten yang bermanfaat, relevan, serta konsisten untuk menarik perhatian dan mempertahankan audiens. Konten yang dibuat bisa beragam, mulai dari video, artikel blog, infografik, hingga e-book yang mendalam.

13. Email Marketing

Email marketing adalah strategi pemasaran yang dilakukan dengan mengirimkan pesan langsung melalui email kepada pelanggan atau calon pelanggan. Teknik ini masih menjadi salah satu kanal digital marketing paling efektif karena memungkinkan komunikasi yang personal, terukur, dan berkelanjutan. Berbagai industri melaporkan bahwa ROI email marketing tinggi bila dijalankan dengan segmentasi dan konten yang tepat.

14. KPI (Key Performance Indicator)

KPI atau Key Performance Indicator adalah ukuran yang digunakan untuk menilai sejauh mana strategi atau kampanye digital marketing berhasil mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Dalam praktiknya, KPI bisa berbeda tergantung pada tujuan kampanye. Misalnya, sebuah toko online yang menjalankan iklan Facebook Ads dapat menetapkan KPI berupa jumlah klik ke website, jumlah keranjang belanja yang terisi, hingga transaksi yang berhasil

15. ROI (Return on Investment)

ROI atau Return on Investment adalah indikator penting untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang diperoleh dari biaya yang dikeluarkan dalam sebuah kampanye pemasaran. Angka ROI akan membantu untuk memutuskan apakah strategi pemasaran layak diteruskan atau perlu diubah.

Namun, ROI tidak selalu diukur dari penjualan langsung. Pada kampanye tertentu, seperti brand awareness, indikator keberhasilan bisa dilihat dari peningkatan jumlah pengunjung website, engagement di media sosial, atau pertumbuhan database pelanggan.


Menguasai istilah-istilah di atas akan membantu Anda memahami dunia digital marketing dengan lebih baik. Jadi Anda bisa merancang strategi yang tepat, mengukur performa kampanye secara akurat, serta mengoptimalkan anggaran pemasaran.

Untuk mengembangkan kampanye yang lebih efektif, Candramawa Digital siap membantu dengan solusi yang disesuaikan kebutuhan bisnis Anda.

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *